1000 Cahaya

Di tengah krisis lingkungan, SMP Muhammadiyah 3 Palembang menanam pohon sekaligus menumbuhkan kesadaran ekologis lewat program “Go Green 1000 Cahaya”.

1000 CAHAYA – Isu lingkungan kini menjadi perhatian utama di berbagai sektor, termasuk dunia pendidikan. Sebagai tempat pembentukan karakter generasi muda, sekolah memiliki tanggung jawab besar dalam menanamkan kesadaran lingkungan.

Di Palembang, SMP Muhammadiyah 3 telah melangkah lebih jauh melalui program penghijauan berkelanjutan yang tidak hanya estetis, tetapi juga berdampak nyata terhadap kualitas lingkungan.

Melalui program bertajuk “Go Green 1000 Cahaya”, sekolah ini menanamkan visi lingkungan hidup yang berkelanjutan. Program ini menjadi bagian dari Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dengan tema Gaya Hidup Berkelanjutan, yang sejalan dengan Program Sekolah Penggerak.

Lebih dari sekadar memperindah lingkungan, gerakan ini mengedukasi siswa, guru, dan masyarakat akan pentingnya menjaga bumi sebagai bentuk tanggung jawab bersama dan implementasi nilai-nilai Islam.

Menanam Pohon, Merawat Kesadaran  

Kegiatan penghijauan ini dimulai dengan penanaman pohon di lingkungan sekolah. Jenis pohon yang ditanam mencakup pohon pelindung seperti mahoni dan ketapang kencana, hingga pohon buah seperti mangga dan rambutan. Kegiatan ini melibatkan siswa, guru, pengurus Hizbul Wathan Cabang Plaju, dan tokoh masyarakat.

Kepala sekolah, Heriyanto, menekankan pentingnya langkah ini. “Kami tidak hanya menanam pohon, tetapi juga menanam kesadaran generasi muda tentang pentingnya menjaga bumi yang telah Allah ciptakan,” ujar Heriyanto, yang juga Ketua Pemuda Muhammadiyah Kota Palembang.

Selain menanam, siswa diberi tanggung jawab untuk merawat pohon, mulai dari menyiram hingga memupuk. Ini mengajarkan mereka nilai tanggung jawab sekaligus menanamkan rasa cinta terhadap lingkungan.

Mengintegrasikan Nilai Keislaman ke dalam Pendidikan  

Program ini menjadi unik karena menghubungkan kegiatan lingkungan dengan nilai-nilai Islam. Para siswa diajarkan bahwa merawat bumi adalah bentuk ibadah.

Rasulullah SAW bersabda: “Jika kiamat terjadi sementara di tangan salah seorang dari kalian ada bibit pohon kurma, maka jika ia mampu menanamnya sebelum kiamat itu terjadi, hendaklah ia menanamnya.” (HR. Ahmad).

Hadis ini menjadi pengingat bahwa sekecil apa pun upaya menjaga lingkungan memiliki nilai spiritual yang besar. Program ini juga mendorong siswa untuk memahami bahwa tindakan peduli lingkungan adalah bagian dari amal jariyah yang akan terus memberikan manfaat.

Dukungan dan Dampak Program  

Gerakan ini didukung oleh Dinas Lingkungan Hidup Kota Palembang, menunjukkan sinergi yang baik antara sekolah, masyarakat, dan pemerintah. Hasilnya, lingkungan sekolah menjadi lebih hijau, sejuk, dan nyaman. Suasana belajar pun lebih kondusif.

Secara sosial, kesadaran lingkungan juga meningkat, baik di kalangan siswa maupun masyarakat sekitar. Banyak wali murid terinspirasi untuk menerapkan kebiasaan menanam pohon di rumah masing-masing.

Heriyanto berharap program ini memiliki dampak berkelanjutan. “Kami ingin gerakan ini meluas, tidak hanya di sekolah, tetapi juga di lingkungan keluarga siswa. Dengan begitu, dampaknya akan semakin besar,” ujarnya.

SMP Muhammadiyah 3 tidak berhenti hanya pada aksi, tetapi juga melakukan evaluasi dampak secara rutin. Laporan dari tim lingkungan sekolah menunjukkan lebih dari 90% pohon yang ditanam tumbuh dengan baik, memberikan manfaat ekologis seperti menyerap karbon dioksida dan menghasilkan oksigen.

Dengan semangat “Hijaukan Bumi, Terangi Masa Depan”, SMP Muhammadiyah 3 Palembang telah membuktikan bahwa pendidikan adalah alat transformasi untuk masa depan yang lebih baik.

Sebagaimana QS. Hud 61: “Dia telah menciptakan kamu dari bumi (tanah) dan menjadikan kamu pemakmurnya.” Ayat ini menegaskan bahwa manusia memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga dan memanfaatkan bumi dengan sebaik-baiknya.

Melalui program ini, SMP Muhammadiyah 3 tidak hanya menjadi pusat pendidikan, tetapi juga pusat perubahan. Dengan langkah kecil yang berdampak besar, sekolah ini membawa harapan baru bagi generasi mendatang untuk mencintai dan menjaga bumi, demi masa depan yang lebih terang.***

Kontributor: Sisilia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *