
Hitung-hitung Jejak Karbon Bisa Ubah Perilaku?
Kalkulator jejak karbon yang dikembangkan Muhammadiyah tak hanya mengukur emisi. Platform ini perlahan mendorong perubahan perilaku dari individu hingga komunitas.

Kalkulator jejak karbon yang dikembangkan Muhammadiyah tak hanya mengukur emisi. Platform ini perlahan mendorong perubahan perilaku dari individu hingga komunitas.

Gunung sampah Piyungan menjadi pengingat rapuhnya sistem pengelolaan limbah. Di MBS Yogyakarta, solusi justru dimulai dari kedisiplinan mengelola sampah sendiri.

Di tengah terik Yogyakarta, Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta menangkap cahaya matahari untuk lebih dari sekadar listrik, tetapi juga menumbuhkan budaya keberlanjutan.

Lewat praktik green chemistry, santri di Yogyakarta diajak memahami bahwa krisis energi dan lingkungan bukan sekadar isu global, melainkan bagian dari kehidupan sehari-hari.

Satu panel surya telah menjadi awal transisi energi di SD Aisyiyah Sukabumi. Namun, perubahan terbesar justru sedang dibangun di ruang kelas dan kebiasaan sehari-hari.

Di Aisyiyah Boarding School Bandung, transisi energi dimulai bukan dari panel surya, melainkan dari kesadaran. Teknologi menyusul setelah manusia siap mengelolanya.

Di Pondok Pesantren Darul Arqam Garut, Aisyiyah Boarding School Bandung, dan SD Aisyiyah Sukabumi, energi tak hanya menyalakan lampu, tetapi juga kesadaran.

Di tengah ancaman krisis iklim, cahaya perubahan justru menyala dari akar rumput. Program 1000 Cahaya Muhammadiyah menjadikan masjid, sekolah, dan komunitas sebagai titik awal hijrah energi bersih.

Di SMK Muhammadiyah 1 Jakarta, transisi energi dimulai dari ruang kelas. Panel surya menjadi media belajar sekaligus menumbuhkan generasi yang peduli lingkungan.

Perubahan menuju energi bersih tidak selalu dimulai dari pembangkit listrik. Di Bogor, Muhammadiyah memilih memulainya dari pesantren dan pendidikan generasi penerus.